FACEBOOK, PENCIPTA DAN PENGGEMARNYA

-

face

-

Sekitar 500 juta lebih (sampai 21 Juli 2010) warga dunia kini keranjingan dengan jaringan sosial di dunia maya, Facebook.com. Lewat situs ini pengguna dapat memperluas pertemanan lintas benua, bahkan kembali “bertemu” dengan kawan-kawan lama atau pacar lama yang tidak terlihat lagi setelah perpisahan sekolah.

-

Facebook adalah buah karya Mark Elliot Zuckerberg, salah satu dari 3 pendiri Facebook.

-

Mengapa Facebook melejit ? Pakar teknologi informasi, Dr. Linda M. Gallant, Asisten Pofesor  dari Emerson College, Boston, memberi penjelasan: “Situs internet umumnya menyajikan informasi dan para penjelajahnya hanya menerima apa adanya. Sekarang ini para penjelajah ingin berpartisipasi sebagai pengisi situs. Facebook memenuhi hasrat itu.”

-

Desain Facebook lebih enak dilihat dibanding desain situs jaringan sosial lainnya, serta menawarkan hal-hal yang lebih riil. Sebagai contoh , Facebook menawarkan orang lain yang kira-kira Anda kenal untuk di-add (ditambahkan) jadi teman.

-

Banyak pengguna Facebook merupakan orang-orang elit dunia. Facebook juga menjadi sarana komunikasi para karyawan perusahaan kaliber dunia.

-

Mark Elliot Zuckerberg, pencipta Facebook tersebut, adalah pemuda berusia 26 tahun dan masih singel (lahir 14 Mei 1984), perancang teknologi informasi sekaligus pemuda berjiwa wiraswasta. Saat belajar di Harvard University pada tahun 2004, dia menciptakan Facebook bersama kawannya, Dustin Moskovistz dan Chris Hughes. Hughes kemudian ditarik Obama saat masih menjadi calon presiden AS untuk membuat situs barackobama.com.

-

Kiprah Zuckerberg lewat Facebook melesat seperti roket. Pada Februari 2004 ketika Zuckerberg meluncurkan program itu, para siswa AS langsung membuka akun di Facebook dan dari mulut ke mulut menyebar hingga merambah ke sekolah dan universitas lain.

-

Zuckerberg dan timnya  pun kemudian pindah ke Palo Alto, California, dan mulai merangkul investor, seperti pendiri PayPal, Peter Thiel, dan pendiri  Napster, Sean Parker. Pada Agustus 2005 Zuckerberg secara resmi menamakan perusahaannya  Facebook. Setelah berhasil mengumpulkan 12,7 juta dollar AS, dia mengembangkan perusahaan ke level berikutnya. Situs itu secara bertahap  dan konsisten terus memperluas jaringan.

-

Di Facebook, Zuckerberg bertanggung jawab untuk urusan garis kebijaksanaan umum dan penyusunan strategi perusahannya  yang kini menjadi rebutan para pemasang iklan dan para investor.

-

Zuckerberg telah mendapat julukan sebagai “salah satu orang yang paling berpengaruh pada tahun 2008” menurut versi majalah Time. Pada Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, Zuckerberg termasuk dalam daftar pemimpin muda karena prestasi dan komitmen terhadap masyarakat serta berpotensi menyumbangkan ide untuk untuk membentuk tatanan dunia baru.

-

Pada tahun 2006 Zuckerberg mencengangkan dunia karena menampik tawaran Yahoo untuk membeli 1,6 persen saham Facebook seharga 1 milyar dollar AS (sekitar 12 triliun rupiah). Setahun kemudian, Microsoft membeli 1,6 persen saham Facebook seharga 240 juta dollar AS. Kini nilai ekonomi Facebook ditaksir sebesar 15 milyar dollar AS.

-

Zuckerberg yang lahir dari keluarga dokter yang kaya, memiliki 20 persen saham di Facebook senilai 3 milyar dollar AS. Majalah Forbes mendeklarasikan Zuckerberg sebagai miliuner “self made” termuda di palanet ini.

-

Kini Facebook diterjemahkan ke dalam 30-an bahasa, termasuk bahasa Indonesia dan Arab, dan dalam proses penerjemahan ke dalam 60 bahasa lain.  - (Bahan utama dicuplik dan di edit dari artikel berjudul “Zukerberg, Si pembuat Facebook”, Harian Kompas – 28 Februari 2009).

-

-

MANFAAT FACEBOOK

-

Facebook menjadi sarana pembentukan identitas. Apa yang tidak bisa diekspresikan di dunia nyata, bisa diekspresikan di dunia virtual meskipun tidak sepenuhnya yang ditampilkan itu adalah identitas yang sebenarnya.

-

“Facebook  membuat  seseorang menjadi berarti di tengah dunia metropolis yang semakin membengkak populasinya. Di dunia metropolis, keberadaan diri seseorang sering di abaikan. Dengan Facebook, seseorang bisa tampil dan membangun dirinya, misalnya saja dengan memasang foto-foto diri, mamasang karya tulisannya dan lain-lain,” demikian menurut F. Budi Hardiman, pengajar filsafat politk dan sejarah filsafat di Sekolah Tinggi Filsafat Drikarya, Jakarta.

-

Para pengguna Facebook mengatakan  jejaring ini sebagai tempat dimana seseorang dapat menjadi dirinya sendiri dan bebas berkomunikasi dengan teman dekat, ibu, bapak, saudara, pacar, teman bisnis, atau jejaring yang

-

lebih luas. Tempat ini dianggap paling aman untuk berkomunikasi, selama “percakapan” penting dilakukan melalui kotak “message” dan dengan orang yang dapat dipercaya.

-

Pengguna dapat berbagi foto diri dan teman-teman, video, dan membangun komunitas maya, termasuk menggalang kepedulian. Undangan ke sebuah acara dapat disampaikan melalui Facebook dengan mencantumkan permintaan konfirmasi kepada anggotanya,  siapa yang bisa hadir dan siapa yang tidak bisa hadir, atau  mungkin akan hadir. Dengan cara ini, seseorang bisa mengantisipasi siapa yang akan ditemui di acara tersebut.

-

Di dunia politik dan dunia bisnis, Facebook ternyata juga bermanfaat.

-

Keberhasilan Barack Obama memanfaatkan Facebook saat kampanye  Pemilihan Presiden AS tahun 2008, menunjukkan Facebook tidak hanya bisa untuk mencari teman-teman lama maupun baru dan reuni, Facebook ternyata juga efektif untuk kepentingan yang lebih serius.

-

Di dunia politik, Obama kemudian menginspirasi banyak politikus lain untuk memanfaatkan jejaring sosial di Facebook guna menggalang dukungan.

-

Obama mendapat sumbangan kampanye hingga Rp. 6,9 triliun dari 3 juta pengguna internet melalui situsnya dan melalui Facebook.

-

Demikian pula di dunia bisnis, para pelaku usaha mulai memanfaatkan jejaring sosial Facebook untuk menawarkan produknya kepada para anggota Facebook sesuai dengan target pasar mereka. Misalnya dengan  cara membuat akun Facebook dan memajang foto produk dan nomor telepon untuk keperluan transaksi maupun untuk memberi info lebih lanjut mengenai produknya kepada calon pembeli. (Sumber: Harian Kompas).

-

-

PENGARUH NEGATIF FACEBOOK

-

Facebook disamping memiliki hal yang positif juga memiliki pangaruh yang negatif. Pengaruh negatifnya, orang tidak bijak memanfaatkan facebook akan terkurung dalam narsisme individual  dan terisolasi dari dunia nyata.

-

“Mereka yang kecanduan merasa sudah punya banyak teman di dunia maya, lalu enggan menjalin relasi dengan sekitarnya. Hidup menjadi terkurung dalam dunia virtual,” kata F. Budi Hardiman, pengajar filsasat politik dan sejarah di Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara, Jakarta.

-

Dalam pendapat yang terpisah, pengamat komunikasi dan gaya hidup, Idi Subandy, mengingatkan, relasi sosial di Facebook hanyalah sebuah ilusi. “Orang merasa dekat dan intim di dunia maya, tetapi tidak saling sapa di dunia nyata, bahkan mungkin tidak tahu nama tetangga sebelah. Ini yang disebut “Illusion of Intimacy”, ilusi akan keintiman yang diusahakan dijembatani oleh Facebook,” katanya.

-

Menurut Idi Subandy, Facebook menjadi penting dalam masyarakat yang lebih mementingkan kuantitas daripada kualitas hubungan sosial. Facebook selanjutnya bisa menjadi tempat pelarian dari kesendirian bagi masyarakat yang terisolasi secara sosial dan ingin membunuh waktu luang.

-

Menurut Rocky Gerung, dosen filsafat Universitas Indonesia: “Jika jejaring sosial seperti Facebook tidak digunakan secara dengan bijak, hubungan ke-kerabatan antarmanusia bakal kehilangan keintimannya. Evolusi tubuh kita dirancang untuk bertemu secara fisik dan psikis. Dari kedua hal itu, manusia diarahkan untuk masuk situasi konflik, ada perasaan senang, cinta, marah, dan benci. Dengan cara itu  manusia bisa bertahan hidup. Dengan kontak fisik, manusia bisa mengasah kewaspadaannya, mampu mengenali orang lain, dan bisa membaca emosi seseorang.”

-

Orang yang kecanduan membangun pertemanan lewat internet tanpa disertai pertemuan fisik dengan orang tersebut akan kehilangan pijakan dengan dunia nyata. Ia masuk dalam dunia simulasi yang seolah-olah punya banyak teman, padahal tidak.

-

Rocki melihat, Facebook hanya sekedar sebuah kecenderungan (trend) saja !

-

Peringatan datang dari peneliti dan penulis buku, Don Tapscott. Dia mengatakan, remaja seringkali terlalu bersemangat menggunakan Facebook untuk mengungkapkan identitas pribadinya sehingga tidak ada lagi rahasia pribadi yang disembunyikan, termasuk hal-hal negatif yang ia pernah lakukan, misal bolos sekolah atau keisengan lain remaja. Ini bisa menjadi bumerang baginya, karena jika kelak ia melamar kerja ke suatu perusahan, perusahan kini juga melacak identitas pelamar melalui berbagai jaringan sosial termasuk Facebook. Nah bakal ketahuan kelakuan negatifnya !

-

(Bahan utama dicuplik dan diedit dari artikel berujdul “Keintiman Pun Terkikis”, Harian Kompas – 15 Maret 2009)

-

-

face-21-

-

face-3-

-

face-4-

-

face-5-

-

face-6-

-

face-7-

-

face-8-

-

-

Mark Elliot Zuckerberg

-

110-

-

29-

-

32-

-

42

About these ads