INDONESIA PERKENALKAN SENJATA SS2 DI MALAYSIA

-

Anggota TNI mencoba salah satu senjata api buatan PT. Pindad pada acara Pameran Peralatan Pertahanan (Static Show) di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Rabu (28/1). Pameran ini memperlihatkan berbagai produk peralatan pertahanan buatan industri dalam negeri.

-

Indonesia memperkenalkan senapan serbu SS2-V1 dan SS2-V5 di arena “Defences Services Asia Exhibition and Conference 2010” di Kuala Lumpur, Kamis (22/4/2010).

-

Perkenalan salah satu produk unggulan PT Pindad itu ditandai dengan penyerahan secara simbolis pucuk SS2 V5 dari Menteri Pertahanan RI Purnomo Yusgiantoro kepada Menteri Pertahanan Malaysia Dato Sri Zahid Hamidi.

-

“Senjata SS1 dan SS2 ini merupakan salah satu produk unggulan Indonesia yang diproduksi PT Pindad, setelah melalui proses riset dan pengembangan yang telah dilakukan hampir 20 tahun diawali kerja sama bersama Belgia,” kata Purnomo.

-

Purnomo mengatakan, produk persenjataan SS1 dan SS2 berbagai varian yang dihasilkan PT Pindad telah teruji keandalannya baik dalam operasi militer maupun dalam perlombaan menembak militer. “SS2 Pindad telah terbukti berhasil mengungguli persenjataan-persenjataan lain sejenis,” ujar Purnomo.

-

Sementara itu, Direktur Utama PT Pinsad, Adik Avianto, mengatakan, dengan perkenalan produk tersebut diharapkan dapat memantapkan pangsa pasar senapan serbu tersebut di kawasan ASEAN. “Produk ini sudah terbukti unggul. Produk murni buatan Indonesia ini telah digunakan seluruh satuan TNI. Dan diharapkan setelah perkenalan dengan Malaysia, senapan serbu PT Pindad dapat menjadi senjata andalan yang digunakan negara tetangga,” katanya.

-

Pada kesempatan itu, PT Pindad menyiapkan 10 pucuk senjata SS yakni SS2 V1 dan SS2 V5 masing-masing 5 unit. (Sumber: Kompas.com).

-

-

SENAPAN SERBU SS2

-

-

SS2 adalah senapan serbu generasi baru kaliber 5,56 x 45 mm dengan laras kisar 7. Ringan, handal dan memiliki akurasi tinggi, dengan menggunakan popor lipat sehingga fleksibel untuk digunakan sesuai kebutuhan.

-

Senjata ini dapat menggunakan mechanical maupun optical sight serta dapat pula dilengkapi dengan berbagai asesoris, antara lain silencer, sangkur, berbagai tipe pelontar granat, dan lain-lain.

-

Senapan ini juga telah dikembangkan menjadi berbagai tipe laras panjang dan laras pendek, baik dengan menggunakan mechanical maupun optical sight, sesuai dengan kebutuhan operasinya. (Sumber: Pindad.com).

-

-

MALAYSIA TERTARIK PANSER PINDAD

-

Panser Anoa buatan PT Pindad diuji di jalur menanjak, datar, dan turun, di Bandung, Jumat 15/1/2010. Selain sudah digunakan pasukan perdamaian di Lebanon, panser berbobot 14 ton ini juga sudah dipesan Malaysia.

-

PT Pindad saat ini tengah mengikuti proses tender pesanan panser sebanyak 32 unit dari Malaysia. Jika pesanan bisa diperoleh, maka Malaysia diharapkan dapat menyediakan uang muka untuk biaya pembuatan panser.
-

“Saya belum mengetahui sistem pembayaran panser pesanan Malaysia itu,” kata Kepala Humas PT Pindad, Timbul Sitompul, di Bandung, Jumat (15/1/2010). Meski demikian, minat Malaysia menjadi tantangan untuk PT Pindad agar mampu memenangkan tender.
-

Saat
pemerintah Indonesia memesan 154 panser tahun 2007 pun, ketersediaan dananya belum dipastikan. Namun, PT Pindad tetap mengerjakan panser tersebut dengan dana diganti pemerintah belakangan. Hingga kini, sebanyak 93 panser sudah selesai dikerjakan.
-

Panser produksi PT Pindad sudah menggunakan material lokal hingga 80 persen kecuali mesin dan bannya. Proses tender cukup panjang antara lain dilalui dengan paparan teknis, kunjungan pihak Malaysia, dan finding fact. Proses tender akan selesai pada April 2010. (Sumber: Kompas.com).

-

-

PANSER 6X6 PINDAD

-

-

Kendaraan tempur pengangkut personil (APC : Armoured personal carrier) dengan sistem penggerak 6 roda simetris, dirancang khusus untuk kebutuhan ALUTSISTA TNI-AD khususnya satuan kavaleri, dirancang dan di produksi oleh anak bangsa khusus untuk TNI. Ukuran dan operasional di sesuaikan dengan bentuk tubuh TNI dan doktrin dan taktik tempur TNI sebagai komitmen Pindad dalam pemenuhan seluruh alutsista TNI.

-

Panser ini dapat mengangkut 10 personil dengan 3 orang kru, 1 driver, 1 commander dan 1 gunner, dilengkapi dengan mounting senjata 12,7 mm yang dapat berputar 360 derajat. (Sumber: Pindad.com).

-

-

-

-

-

PANSER 6X6 PINDAD DI LEBANON

-

-

-

-

-

PT. Pindad Serahkan 33 Unit Panser Kepada Kementerian Pertahanan Indonesia

-


About these ads