MOBIL ESEMKA, HASIL KARYA PARA SISWA SMK

Langkah Wali Kota Solo, Joko Widodo, patut ditiru para pejabat negara lainnya. Pria yang akrab dipanggil Jokowi ini lebih memilih menggunakan mobil prototipe rakitan anak-anak SMK ketimbang menggunakan Toyota Camry sebagai  mobil dinasnya.

 

Mobil prototipe tersebut merupakan buatan Esemka jenis Sport Utiliy Vehicle (SUV) berkapasitas 7 penumpang dengan tampilan depan yang mirip dengan Honda CR-V dan Mercedes-Benz ML-Class sementara bagian belakangnya mirip Isuzu Phanter dengan bodi seperti Toyota Land Criser VX lawas.
-
SUV yang diberi label Kiat Esemka merupakan mobil hasil karya para siswa SMK di Solo  bekerjasama dengan Kiat Motor yang berada di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah sebagai penyedia alat kerja. Mobil prototipe ini menggunakan mesin dengan kapasitas 1.500 cc DOHC berteknologi  fuel injection. 80 persen komponen mobil Esemka murni buatan lokal.
-

Mobil Esemka ini memiliki fitur-fitur terkini, seperti power window, AC dual zone, power steering, central lock, sistem audio dengan CD serta tidak ketinggalan sensor parkir.

 

Menurut H. Sukiyat selaku pemilik industri perakitan mobil Kiat Motor, pembuatan prototipe mobil Kiat Esemka ini menghabiskan dana sekitar Rp. 350 juta. Maklum saja karena layaknya mobil prototipe, semua komponen dibuat satu-persatu sehingga biayanya menjadi mahal.

-
Lain ceritanya kalau kendaraan tersebut telah diproduksi secara massal. Dan bila hal itu bisa dilaksanakan maka harganya bisa ditekan secara signifikan. H. Sukiyat mengatakan jika diproduksi secara massal, harga jual kendaraan hanya Rp. 95 juta.
-
Untuk membangkitkan semangat lahirnya mobil nasional (mobnas) Jokowi menjadi pelopor penggunaan produk buatan dalam negeri di kalangan pejabat negara, walaupun sejatinya sudah ada upaya yang nyata untuk merintis berdirinya industri mobil nasional saat pemerintahan Orde Baru yaitu Timor.
-
Meskipun menuai berbagai reaksi negatif di kalangan masyarakat soal mobil Timor (karena sejatinya itu adalah mobil Korea yaitu Kia Sephia yang di ganti merek menjadi Timor), pada dasarnya langkah tersebut sudah berada pada relnya.
-
Sebagai contoh, produsen mobil Kia juga banyak belajar dari Mazda Jepang untuk membangun mobil. Bahkan Hyundai yang kini sukses di pasar Eropa, awalnya melakukan langkah yang sama dengan mengganti logo Mitsubishi menjadi Hyundai dan memberikan sentuhan ulang agar kendaraan nampak berbeda dari milik “guru”nya.
-
Sayangnya untuk kasus Timor terlalu banyak dibumbui dengan unsur politisnya karena dianggap sebagai bisnis keluarga Cendana sehingga semangat menggunakan mobil nasional sirna seiring dengan lengsernya Soeharto sebagai Presiden.
-
Seandainya saja pemerintahan baru setelah era Presiden Soeharto bisa menjaga semangat mobnas (mobil nasional) dengan mempertahankan Timor dan meneruskan pengembangannya, tidak mustahil saat ini kita telah memiliki beberapa model mobil yang murni karya anak bangsa(Sumber: Media Indonesia). 
 

-

Mobil Kiat Esemka tipe Rajawali karya siswa SMK di Solo yang dipergunakan Wali Kota Solo, Joko Widodo dan Wakilnya, FX Hadi Rudyatmo.

-

-

-

-

Sejumlah siswa SMKN 2 dan AMK warga Surakarta sedang merakit mobil Kiat Esemka di Kampus Solo Tecnopark, Rabu 4 Januari 2012. Dikabarkan sampai tanggal 6 Januari 2012  sudah 10 ribuan orang yang memesan mobil nasional Kiat Esemka ini. Pemesannya dari berbagai kalangan mulai dari pejabat negara, lembaga negara, industri perkebunan, pabrik  dan perorangan. Mobil yang dipesan bervariasi mulai jenis sport utility vehicle atau suv sporty hingga jenis pikup berkabin tunggal dan ganda. Harganya  Rp. 95 juta off the road, jika on the road harganya sekitar Rp 120 juta. (Foto: Tempo/Andry Presetyo).

-

-

-

Interior bagian depan mobil Esemka,  cukup cantik.

 -

Mesin Esemka mengusung mesin twin cam 16 katup berkapasitas 1.500 cc.

 -

-

Mobil Timor S515 (Kia Sephia).

 

Mobil Timor  adalah merek mobil yang dijual Inonesia pada pertengahan tahun 1990, merupakan versi yang sama dengan merek mobil dari Korea Selatan, Kia Sephia. Mobil ini merupakan mobil nasional (mobnas) Indonesia, seperti Proton di negara Malaysia. Karenanya, mobil merk Timor dibebaskan dari pajak-pajak dan bea lainnya yang biasa dikenakan pada mobil-mobil lain yang dijual di Indonesia. Timor adalah kepanjangan dari Teknologi Industri Mobil Rakyat, dan nama lengkap perusahaannya adalah Timor Putra Nasional. Perusahaan ini dimiliki oleh Tommy Soeharto, anak dari mantan presiden Soeharto. Setelah krisis ekonomi Asia yang menyebabkan KIA Motors pada tahun 1997 bangkrut, dan keruntuhan rejim Soeharto, maka proyek Timor juga ditutup. (Sumber: Wikipedia).

About these ads