MANUSIA BERASAL DARI DEBU, JADI DEBU LAGI,  LALU MENJADI PERMATA

Salah satu cincin permata produksi Life Gem yang dibuat dari abu manusia hasil kremasi.

Banyak orang sering menyebut orang-orang yang dicintainya sebagai permata hati. Kini hal tersebut menjadi kenyataan setelah teknologi mampu mengubah abu manusia hasil kremasi menjadi permata.

“Hanya butuh 225 gram abu dari jasad seseorang yang dikasihi menjadi permata,” kata Dean Vanden Biesen, wakil presiden Life Gem, perusahaan yang mampu mengubah abu manusia menjadi permata.

Dikatakan Vanden Biesen,
abu manusia yang dikremasi memiliki cukup karbon untuk membuat 20 butir permata, dan masih tersisa beberapa gram lagi untuk dijadikan hiasan di sekitarnya. Tapi sejauh ini, tidak ada yang minta pembuatan lebih dari 11 permata dari sisa abu orang yang dicintainya.

Life Gem menggunakan oven super panas untuk mengubah abu manusia menjadi grafit. Grafit itu kemudian diberi tekanan tinggi sehingga berubah menjadi permata-permata berwarna biru dan kuning yang harganya mencapai 2.700 hingga 20.000 dollar AS (setara 27 juta hingga 200 juta rupiah).

Kebanyakan orang kemudian menjadikan
permata-permata itu sebagai cincin atau liontin untuk mengenang orang terdekat mereka. “Memang tidak setiap orang tertarik,” kata Vanden Biesen. “Tapi mereka yang melakukannya mengaku menjadi merasa menjadi lebih dekat dengan orang yang telah meninggal yang dicintainya!” (Sumber: Kompas Cyber Media dan Love ).

Warna-warni permata Life Gem

Iklan