PROSES PRODUKSI KOPI LUWAK

Kopi Luwak adalah biji kopi yang diambil dari sisa kotoranluwak” (musang kelapa). Biji kopi ini diyakini memiliki rasa yang berbeda setelah dimakan oleh binatang luwak kemudian mengalami fermentasi sewaktu melewati saluran pencernaan luwak.

Biji kopi yang ada di pohon dibiarkan berjatuhan, kemudian petani melepaskan binatang luwak, dan membiarkan musang-musang itu memakan biji kopi yang berjatuhan tadi, kemudian mereka menunggu binatang luwak itu mengeluarkan kotoran. Biji kopi yang keluar bersamaan dengan kotoran luwak itulah yang kemudian dicuci, dijemur dan disangrai / digongseng (roasted) kemudian digiling menjadi bubuk kopi untuk dijadikan minuman kopi, yang disebut dengan nama KOPI LUWAK (Civet Coffee).

Untuk mendapatkan biji kopi luwak, ada juga dengan cara memelihara binatang luwak di dalam kandang, kemudian binatang luwak tersebut diberi makanan biji-biji kopi yang telah masak yang dipetik dari pohon kopi. Lalu kotorannya ditampung untuk diproses lebih lanjut untuk dijadikan bubuk kopi.

KOPI LUWAK

Kopi luwak ini merupakan salah satu kopi paling aneh di dunia. Kopi yang pada umumnya dipanen (dipetik)  terlebih dahulu bila sudah matang dan kemudian diproses sampai menjadi bubuk kopi. Pada kopi luwak sangat berbeda, biji kopi dibiarkan berjatuhan, kemudian petani melepaskan binatang luwak, dan membiarkan musang-musang itu memakan biji kopi yang berjatuhan tadi, kemudian mereka menunggu binatang luwak itu mengeluarkan kotoran. Biji kopi yang keluar bersamaan dengan kotoran luwak itulah yang kemudian dicuci, dijemur dan disangrai / digongseng (roasted) kemudian digiling menjadi bubuk kopi untuk dijadikan minuman kopi, yang disebut dengan nama KOPI LUWAK (Civet Coffee).

Para peneliti di Kanada telah membuktikan bahwa kandungan protein yang terdapat di dalam perut luwak menjadikan kopi berfermentasi dan matang lebih sempurna. Jadi rasa yang dihasilkannya pun lebih nikmat dibandingkan dengan kopi-kopi lainnya. Jadi pengertian singkatnya kopi luwak adalah biji kopi yang berasal dari biji kopi yang telah dimakan oleh binatang luwak dan biji kopi tadi dikeluarkan lagi bersamaan dengan kotoran luwak.


Memang kopi luwak
terkesan sangat menjijikkan, karena biji kopi itu keluar bersamaan dengan kotoran luwak, tapi meskipun terkesan sangat menjijikkan ternyata kopi ini sangat enak dan nikmat.

Beberapa spesies luwak terdapat di Asia Tenggara (Indonesia, Vietnam, Filipina), tetapi yang menghasilkan kopi yang dengan aroma terbaik adalah luwak asal Indonesia

Jika di Indonesia kopi yang berasal dari kotoran luwak itu disebut “kopi luwak” (bahasa Inggris: civet coffee), di Vietnam juga ada kopi luwak dengan sebutan cà phê Chồn (Weasel coffee), sedangkan di Filipina kopi luwak dikenal dengan nama “kape  alamid”, dan di Timor Timur (East Timor) produksi kopi luwaknya disebut “kafé-laku”.

Kopi luwak asal Indonesia sudah masuk ke dalam daftar nama kopi yang paling dinikmati dan dicari di dunia. Kopi yang berasal dari Indonesia ini harganya di pasaran dunia sekitar $ 50 dollas AS secangkir (sekitar Rp. 450.000, untuk kurs per dollar Rp. 9.000). Waoww…….

HARGA KOPI LUWAK

Di bawah ini kami cantumkan daftar harga kopi luwak yang ditawarkan oleh salah satu situs yang menjual kopi luwak (http://tokokusip.com/harga-grosir) :

Harga grosir “Kopi Luwak Robusta” untuk pembelian minimal 2 kg.

– Bubuk kopi luwak robusta asli : Rp 1.200.000 per kg.

– Biji kopi luwak roasted (sangrai/gongseng) : Rp 1.100.000 per kg.

– Biji kopi luwak sudah dicuci,  belum roasted : Rp 950.000 per kg.

Harga Grosir “Kopi Luwak Arabika” untuk pembelian minimal 2 kg

– Bubuk kopi luwak Arabika asli : Rp 1.500.000 per kg.

– Biji kopi luwak “roasted” (sangrai/gongseng) : Rp 1.300.000.

– Biji kopi luwak sudah dicuci, belum roasted : Rp 1.000.000.

Harga kotoran luwak (kopi luwak Sumatra)

Kotoran luwak mengandung biji kopi yang sudah dikeringkan (sehingga tidak berbau) untuk diolah sendiri lebih lanjut.


Harga eceran: Rp 150.000/250 gram (minimum 500 gram).
Harga Grosir : Rp 450.000/kg.