FOSIL LABA-LABA RAKSASA BERUSIA 165 JUTA TAHUN, DITEMUKAN !

Fosil laba-laba terbesar berumur 165 juta tahun ditemukan di wilayah Daohugou di pedalaman Mongolia. Fosil ini ditemukan dalam bentuk yang sempurna sehingga para ilmuwan tidak ragu bahwa inilah fosil laba-laba raksasa dengan  jenis kelamin betina.  Selden, profesor paleontologi dari Kansas University yang menemukan fosil itu, menuliskan kajiannya di jurnal Biology Letters edisi online, 20 April 2011 lalu.

Profesor Paul Selden mengatakan tubuh laba-laba betina ini 6 sentimeter dengan panjang kakinya 15 sentimeter. “Dengan temuan ini, kami bisa meneliti evolusi serangga dan laba-laba,” kata Selden seperti dikutip dari Livescience.

Laba-laba ini dikenal dengan nama Nephila Jurassica, fosilnya terkubur oleh debu vulkanik. Masa kehidupan laba-laba raksasa itu adalah pada periode dinosaurus dengan salah satu ikon terkenalnya,Tyrannosaurus rex. Laba-laba jumbo ini kemungkinan adalah nenek moyang dari laba-laba orb-weavers atau Nephila.

Menurut Selden, penemuan fosil laba-laba ini sangat berharga. “Kami memperkirakan pada masa itu banyak sekali serangga yang terbang dengan tubuh yang besar,” ujarnya.

Hewan yang hidup di iklim tropis dan subtropis ini mampu memangsa burung atau kelelawar. Mereka menangkap mangsanya dengan menggunakan jaring yang berkilau seperti emas jika terkena sinar matahari. (Sumber: Tempointeraktif).

Fosil laba-laba raksasa, Nephila Jurassica,  berumur 165 juta tahun, yang ditemukan di Mongolia.

Laba-laba betina modern, penenun lingkaran jaring emas.

Iklan