PEMIMPIN KOREA UTARA, KIM JONG IL, MENINGGAL DUNIA

Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Il (kanan), meninggal dunia pada hari Sabtu 17 Desember 2011 dan kedudukannya akan digantikan oleh putra bungsunya (anak laki-laki ketiga), Kim Jong Un (kanan). 

 

Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-il, dilaporkan meninggal pada Sabtu 17 Desember 2011, pukul 08.30 pagi waktu setempat. Kematiannya baru diungkapkan ke publik pada Senin, 19 Desember 2011. Dia dilaporkan tewas di kereta akibat serangan jantung, dalam sebuah perjalanan dinas kenegaraan .

Seperti diberitakan Reuters, berita kematian Jong-il disampaikan secara haru di stasiun televisi milik pemerintah Korut. Mengenakan pakaian serba hitam, pembaca berita mengatakan pemimpin 69 tahun ini meninggal akibat kelelahan fisik dan mental dalam mengemban tugas negara.

Jong-il dikatakan tewas dalam kereta ketika hendak menuju suatu tempat. Dia kala itu akan bertugas memberikan petunjuk bagi orang-orangnya di lapangan. Sebelumnya, Jong-il juga pernah terkena stroke pada 2008 lalu, dan sempat absen beberapa bulan.

Beberapa bulan lalu, Kim Jong Il telah menunjuk putra bungsunya Kim Jong-un, yang berusia 20an, sebagai penerus rezim komunis Korea Utara. Kematian Jong-il ini akan meninggalkan duka mendalam di tengah-tengah rakyat Korea Utara.

Menjabat sejak 1994 menggantikan ayahnya Kim Il Sung, sosok Jong Il dianggap seperti dewa oleh rakyat Korea Utara. Hal ini berkat kerja propaganda rezim itu yang diterapkan pada seluruh rakyat sejak mereka kecil. (Sumber: Vivanews).

 

Jenazah pemimpin Korea Utara, Kim Jong Il, ditempatkan  dalam sebuah peti kaca di Istana Memorial Kumsusan, Pyongyang, ibukota Korea Utara.

Jasad sang pemimpin Korea Utara yang berumur 69 tahun itu di kelilingi oleh karangan bunga dan medali-medalinya serta ditutupi oleh selimut merah.

Jenazah Kim Jong Il akan dimakamkan dengan upacara kenegaraan pada tanggal 28 Desember 2011 dan akan diletakkan di istana dimana jasad ayahnya juga disemayamkan.    

Kim Jong Un, pewaris kekuasaan di Korea Utara, sedang memberi hormat kepada jenazah ayahnya.

Kim Jong Un tampak menangis saat memberi hormat kepada almarhum ayahnya.

 FOTO-FOTO SUASANA DUKA RAKYAT KOREA UTARA

Duka yang mendalam rakyat Korea Utara atas kematian Kim Jong Il tercermin dari banyaknya masyarakat yang berkerumun sambil menangis histeris di kota Pyongyang, ibu kota Korea Utara. Upacara pemakaman direncanakan pada tanggal 28 Desember 2011 di Pyongyang.

Dengan mengenakan pakaian hitam, penyiar TV pemerintah Korea Utara mengumumkan berita kematian Kom Jong Il.

Para siswa sekolah menengah di Pyongyang, ibu kota Korea Utara, tampak sedang berkabung atas kematian pemimpin mereka, Kim Jong Il.

Ratusan orang berkumpul meratapi “dewa” mereka, Kim Jong Il, di depan patung raksasa ayahnya, Kim Il Sung, di Pyongyang, ibu kota Korea Utara. 

Seorang wanita sambil memegang bunga berjalan melalui pagar kedutaan Korea Utara di Beijing, Cina, untuk berkabung atas kematian Kim Jong Il.

FOTO-FOTO KIM JONG IL SEMASA HIDUPNYA

Kim Jong Il kecil (kiri) bersama ayahnya (tengah) Kim Il Sung.

Foto keluarga Kim Jong Il tahun 1981. Kim Jong Il (duduk di sebelah kiri), anak laki-lakinya Kim Jong Nam (duduk di sebelah kanan), mantan isterinya Sung Hye Rang berserta anak-anaknya (berdiri) Lee Nam Ok dan Lee Il Nam.  

Kim Jong Il mulai berkuasa memerintah rezim komunis Korea Utara pada tahun 1994, setelah kematian ayahnya, Kim Il Sung.

Kim Jong Il seorang pemimpin yang dikultuskan di Korea Utara. Banyak mitos yang dihembuskan mengenai kepribadian dia dan sejarahnya.

Kim Jong Il berjumpa dengan presiden Rusia, Vladimir Putin pada tahun 2002.

Kim Jong Il sebagai pemimpin Korea Utara bertemu dengan presiden Korea Selatan, Roh Moo Hyun, di Pyongyang, ibu kota  Korea Utara, tahun 2007.

Mantan presiden AS, Bill Clinton, mengadakan kunjungan mendadak ke Korea Utara pada tahun 2009, untuk bertemu dengan Kim Jong Il dalam rangka menjamin pembebasan 2 wartawan Amerika Serikat yang ditahan oleh Korea Utara.

 

Sumber foto :  Dailymail