PROSESI PEMAKAMAN PEMIMPIN KOREA UTARA, KIM JONG IL

 

Prosesi pemakaman almarhum pemimpin kesayangan rakyat Korea Utara, Kim Jong Il di kota Pyongyang, ibu kota Korea Utara. Putera Bungsu Kim, sebagai penggantinya, Kim Jong Un, berada disamping mobil jenazah Jong Il (sebelah kanan depan). Media Korea Utara memberitakan rute prosesi yang dilewati  sekitar 40 km.

 

 

Di bawah salju yang turun, Korea Utara pada hari Rabu tanggal 28 Desember 2011 memulai prosesi pemakaman atas pemimpin mereka yang wafat, Kim Jong-Il. Putra bungsu Kim yang juga menjadi penerus kekuasaannya, Kim Jong-Un, memimpin prosesi tersebut.


Televisi Nasional Korea Utara menunjukkan  rekaman video yang memperlihatkan Kim Jong-Un berjalan di samping mobil yang membawa jasad ayahnya. Mobil itu menembus kota Pyongyang, ibu kota Korea Utara, yang dipenuhi oleh salju.


Puluhan ribu warga dikabarkan berdiri di pinggiran jalan saat rombongan itu lewat. Sementara para prajurit juga turut memberikan penghormatan terakhir kepada pemimpin mereka.


Prosesi pemakaman terhadap Kim Jong-Il dimulai Rabu 28 Desember hingga Kamis 29 Desember 2011. Kematiannya dikabarkan membuat warga Korut bersedih. Pemimpin Korut itu meninggal akibat serangan jantung pada 17 Desember 2011 lalu saat dalam perjalanan dalam kereta api.


Sebelum upacara pemakaman digelar, jenazah Kim dikabarkan akan dipamerkan di jalanan kota Pyongyang pada hari Rabu tersebut. Televisi lokal Korea Utara juga memperlihatkan banyaknya warga Korut yang meratap dan memberikan penghormatan bagi jenazah Kim Jong Il. Demikian diberitakan Associated Press, Rabu (28/12/2011).


Jalanan di kota Pyongyang juga tampak dipenuhi oleh para warga Korea Utara  yang tengah berkabung atas wafatnya Kim.


Korea Utara juga tampak membeli bunga-bunga dari China untuk upacara pemakaman Kim. Bunga-bunga itu dikabarkan diimpor langsung dari Kota Shanghai yang berdekatan dengan kota perbatasan China dan Korut, Dandong.


Kini kekuasaan Korea Utara secara resmi berada di tangan Kim Jong-Un yang menemani jasad ayahnya. Dirinya sudah mendapatkan dukungan dari rakyat, pihak militer dan Partai Pekerja Korut.


Dukungan ini membuat dirinya terdepan dalam suksesi kekuasaan di Negeri Komunis tersebut. (Sumber: Okezone).

Kim Jong Un (ke 3 dari kiri) memberi hormat saat pemakaman  ayahnya, disertai oleh para pejabat negara Korea Utara termasuk seorang perempuan (ke 2 dari kanan) yang dipercaya oleh sebagian orang adalah isterinya.

Tentara Korea Utara menembakkan senjata untuk menghormati almarhum pemimpin mereka, Kim Jong Il, di Pyongyang.  

Wajah Kim Jong Un tampak menangis sedih, saat ia melihat jasad ayahnya.

Sumber foto : Dailymail

Iklan