RAZIA POLISI GENDUT !

Obesitas atau kelebihan berat badan kini menjadi sorotan utama Kepala Kepolisian Resor Tangerang Kota Komisaris Besar Polisi Wahyu Widada. Dalam dua pora terakhir, Kapolres membuat program penurunan berat badan bagi anggota satuannya yang  kelebihan berat badan. Kapolres meyakini polisi bertubuh proposional akan dapat lebih gesit dan lincah dalam menjalankan tugas.

Kapolres mulai menggalakkan program penurunan berat badan setelah banyak masuk komentar miring dari masyarakat tentang banyaknya polisi yang berperut buncit. Kapolres pun mulai “merazia” polisi yang terlihat bertubuh tidak proposional. Razia dilakukan secara poradic, contohnya saat sedang memimpin apel atau sedang berinteraksi dengan satuannya.

Saat ini sebanyak 124 polisi dan 8 Polwan di Polres Tangerang Kota diwajibkan mengikuti program penurunan berat badan. Latihan penurunan bobot tubuh dilakukan setiap hari Selasa dan Jumat seusai jam dinas. Bentuk latihan yang dilakukan di antaranya jalan sehat, baris berbaris, senam, dan lari sore.

Brigadir Adi, satu dari sejumlah polisi peserta program itu, mengaku sangat merasakan manfaat dari progam penurunan berat badan itu. Anggota Satlantas Polres Metro Tangerang Kota ini telah berhasil menurunkan berat badan sebanyak 2 kilogram sejak mengikuti program.

Pengakuan senada disampaikan Iptu Ropiyani, anggota Satlantas Polwan Polres Tangerang Kota. Ia kini terlihat lebih proposional setelah mengikuti program Kapolres Wahyu.

Menurut Kapolres, ke depan, peserta program penurunan berat badan akan dipantau perkembangannya sebulan sekali. Wahyu mengaku program itu pun sudah dilakukannya saat dia memimpin polres lain, seperti di Jombang. Wahyu berharap polisi dapat lebih lincah dan sigap dalam menjalankan tugasnya dengan memiliki tubuh yang proposional. (Sumber: Metro TV).