NEGARA


KAMPANYE CAPRES DI AFGANISTAN

AFGHANISTAN-ELECTION/

Capres Afganistan, Abdullah, sedang berkampanye di provinsi Panjshir, Afganistan, 31 maret 2014.

2.
Capres Afganistan, Abdul Rasul Syyaf, sedang berkampanye di Kandahar, Afganistan, 31 Maret 2014.

Sumber: Boston.com

Iklan

JELANG PEMILU : “WASPADALAH DENGAN JANJI-JANJI DAN PEPESAN KOSONG !”

1.

2

3

4.

5.

6.

7

(lebih…)

U.S. PRESIDENTS WHO HAVE BEEN PORTYAED IN MOVIES

1.

2.

3.

4.

5.

6.

(lebih…)

MILITAN TALIBAN MENYAMAR BERPAKAIAN PEREMPUAN

 Militant-in-Women-Dresses

Pasukan keamanan Afganistan menangkap seorang militan Taliban yang menyamar berpakaian perempuan Afganistan di provinsi Laghman, timur ibu kota Kabul, Afganistan. (Sumber: Woderslist.com).

NAZIS AS SEEN BY RUSSIANS !

1. NAZI

2 NAZI

3. NAZI

Source : Englishrussia.com

PANGLIMA TINGGI VON MACKENSEN

1. VON MACKENSEN 

Anton Ludwig Agustus von Mackensen (6 Desember 1849 – 8 November 1945), terlahir dengan nama Agustust Mackensen, adalah seorang tentara Jerman dan seorang Paglima Tinggi (Field Marshal / Generalfeldmarschall). Ia menjalankan komando dengan sukses selama Perang Dunia Pertama (silahkan baca: Wikipedia) dan menjadi salah satu pemimpin militer paling menonjol pada Kekaisaran Jerman. (Sumber: Wikipedia).

2. MACKENSEN

3. MACKENSEN

Kaisar Jerman, Wilhelm II (kiri depan), dan Field Marshal von Mackensen (kanan depan).

4. MACKENSEN

Field Marshal von Mackensen sedang memeriksa pasukan Bulgaria diikuti di belakangnya oleh Putera Mahkota kerajaan Bulgaria, Pangeran Boris.

5. MACKENSEN

Von Mackensen bersama keluarganya.

MANTAN PM ISRAEL, ARIEL SHARON, MENINGGAL DUNIA

1. AS

Mantan Perdana Menteri Israel, Ariel Sharon, meninggal pada usia 85 tahun pada Sabtu 11 Januari 2013. Sharon meninggal dalam perawatan di rumah sakit Sheba Medical Center di luar ibu kota Tel Aviv.

 

Selama delapan tahun, Sharon dirawat dalam keadaan koma setelah terserang stroke pada awal tahun 2006. Perdana Menteri Israel periode 2001-2006 ini pun mengembuskan napas terakhirnya di rumah sakit tersebut.

 

Ariel Sharon bertanggung jawab pada tragedi pembantaian Qibya pada 13 Oktober 1953 di mana saat itu 96 orang Palestina tewas oleh Unit 101 yang dipimpinnya dan pembantaian Sabra dan Shatila di Libanon pada 1982 yang mengakibatkan antara 3.000 – 3.500 jiwa terbunuh. Tindakannya menyebabkan Dunia Arab murka dan menjulukinya sebagai “Tukang Jagal dari Beirut”.

 

Bagi kebanyakan orang Israel, Sharon merupakan seorang prajurit yang heroik, setelah memimpin kampanye dalam perang 1967 dan 1973. Ia mengawali karier di militer Israel pada tahun 1953. Sharon membantu mendirikan sebuah unit komando elite dan akhirnya dipromosikan menjadi mayor jenderal. Namanya mulai melejit sejak tahun 1967 setelah Perang Enam Hari, yang berakhir dengan Israel memperluas wilayahnya.

 

Sebuah penyelidikan resmi Israel menemukan Sharon secara tidak langsung bertanggung-jawab atas pembunuhan sebanyak 3.000 orang Palestina di kamp-kamp pengungsi Sabra dan Shatila di luar Beirut, Lebanon, pada September 1982. Laporan yang menyebabkan pengunduran diri Sharon sebagai Menteri Pertahanan (1981 – 1983). Laporan itu menyebutkan bahwa ia yang menjabat Menteri Pertahanan Israel, tak melakukan langkah apa pun untuk menghentikan milisi Kristen yang bersekutu dengan Israel untuk memasuki kamp dan melakukan pembantaian keesokan harinya.

 

Periode 19841990, ia kembali memasuki kabinet dan menjabat sebagai Menteri Industri dan Perdagangan. Setelah itu, selama dua tahun, ia menjadi Menteri Perumahan dan Konstruksi. Periode Juli 1996-Juli 1999, ia menjabat sebagai Menteri Infrastruktur Nasional dan sebagai Menteri Luar Negeri (Oktober 1998-Juli 1999). Pada sidang Knesset bulan Mei 1999, ia terpilih sebagai Ketua Partai Likud menyusul mundurnya Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Karier politiknya mencapai puncak ketika ia terpilih menjadi Perdana Menteri Israel pada Februari 2001.

Setelah ia jatuh sakit hingga koma pada awal tahun 2006, kekuasaannya dipindahkan ke Wakil Perdana Menteri Ehud Olmert. (Sumber: Tempo.co, Wikipedia, dan sumber lainnya).

2. AS

3. AS

(lebih…)

Laman Berikutnya »